Ya ya.. film Laskar Pelangi yang katanya Kick Andy sungguh inspiratif itu, kata orang sungguh menggugah, sumber semangat baru di tengah keterpurukan bangsa..ah saya sendiri belum membaca bukunya
Apalagi filmnya digarap Riri Riza, bahkan Andrea sendiri saking terkagum-kagumnya dengan garapan filmnya, sampai berkata “wah jangan-jangan filmnya bisa lebih bagus daripada bukunya..”
Selain itu tujuan pembuatan film ini juga sangat mulia, Andrea Hirata, selaku penulis novelnya menginginkan sebagian keuntungan dari pemutaran film tersebut disumbangkan untuk pendidikan (saya tidak tahu akan disalurkan kemana), film ini juga dibuat bukan semata-mata sekedar mengeruk untung, seperti yang dilakukan cukong-cukong perfilman saat ini. Pas ngetrend Cerita cinta, rame2 bikin film cinta gak mutu, pas ngetrend cerita horror, rame-rame ngikut bikin film horror yang memuakkan, pas trendnya film sex komedi, rame2 bikin film sex komedi yang sungguh sucks! Apalagi para Punjabi itu, benar-benar gak mutu dan gak tahu diri!!
Tidak, tujuan film Laskar Pelangi jauh dari sekedar mengejar nilai materiil belaka. Namun, bagaimanapun juga saya tetap gak suka dengan Premiere Film Laskar Pelangi di Yogya, 25/09/2008.
Bagaimana tidak, saya sudah mengorbankan waktu kerja, ngebut jam 9 pagi ke Mal Ambarukmo, rela antri pagi-pagi demi beli dua lembar tiket hina itu, berusaha menjadi warga negara yang baik, tetap antri meskipun diserobot oleh anak-anak bau kencur tak tahu diri ituh. Hasil ngantri dari jam 9 - 12, baru jalan setengah antrian, kehabisan tiket! dah capek-capek tertib, malah gak kebagian.
Sepertinya mereka-mereka yang tukang serobot antrian itu belum menemukan hakikat menonton Laskar Pelangi, masih saja melakukan aksi tak bermoral demi menonton film yang inspiratif, sungguh kontradiksi! Padahal ngakunya anak sekolahan, anak kuliahan, tapi antri aja gak bisa. Intinya cuma pingin nonton gara-gara ngikutin trend doang..gak gaul kalo belum nonton film Laskar Pelangi..gitu ya?iya kan?!!
Ah, menghadapi kondisi ini saya menjadi gak begitu suka nonton film Laskar Pelangi, gak suka dengan antriannya, gak suka dengan anak-anak bau kencur yang suka serobot kayak wong ndeso ra tau mangan sekolahan, gak suka dengan sistem antrian di bioskop 21 yang sungguh tidak manusiawi, gak suka….
Saya sendiri gak suka dengan keluh kesah ini, semakin mbikin hati nggonduk(mangkel) kalo diingat-ingat
*home, posted with elinks+Nokia2115+Flexi*