Bantuan yang Tidak Rata..
Sebelumnya saya menyaksikan beberapa Stasiun TV Swasta yang berhasil menghimpun dana miliaran rupiah, namun anehnya batuan tersebut belum mampu menyentuh semua korban!! Bahkan ada desa di imogiri yang mengaku belum mendapatkan apa-apa.
begitu juga dengan beberapa bantuan dari lembaga sosial sampai bantuan kemanusiaan dari luar negeri yang jumlah sangat besar, entah kenapa belum bisa menjangkau semua korban, terutama korban gempa yang ada di daerah pelosok. 90% lebih menumpuk di kecamatan (Bantul saja!) tapi entah kenapa tidak dapat didistribusikan.
Saya heran, ketika langsung meninjau dilapangan ternyata bantuan yang diberikan belum tersalurkan seperti yang diharapkan. Parahnya lagi, korban gempa di daerah Prambanan dan Klaten malah belum tersentuh bantuan yang berarti. Semua bantuan seolah-olah terpusat di Bantul (itupun hanya sampai di kecamatan saja, tidak menyentuh desa-desa).
Untungnya masih ada beberapa pihak swadaya yang peduli memberikan bantuan kedaerah-daerah terpencil. Meskipun masih sangat kurang.
Dari hasil pengamatan sementara, hal ini terjadi karena tidak ada komunikasi dan Koordinator Lapangan yang masih amburadul. Pihak pemberi bantuan dari luar Jogja, meskipun jumlahnya miliaran rupiah ternyata tidak mampu menyentuh daerah yang terpencil karena mereka tidak tahu keadaan lapangan. Sementara jumlah tenaga koordinator lapangan tidak memadai untuk menjangkau semua daerah bencana.
Para relawan yagn terjun langsung dilapangan (mahasiswa dan masyarakat Jogja yang tidak terkena bencana) sebenarnya mampu menjangkau daerah-daerah terpencil tersebut, namun karena keterbatasan dana akhirnya bantuan yang disalurkan tidak maksimal, hanya seadanya (biasanya dari sumbangan ‘tidak seberapa’ dari masyarakat Jogja dan dana swadaya mahasiswa sendiri)
Bantuan yang sangat-sangat diperlukan oleh korban gempa, setidaknya dalam jangka waktu seminggu ini sampai bantuan yang ‘layak’ dapat menjangkau mereka, adalah;
1. Tenda, terpal, Tempat berteduh –> Urgent! sebagian besar korban tidak punya rumah + cuaca sekarang hujan
2. Bantuan Logistik –> Urgent! Masakan siap dikonsumsi (bukan mie) dan air bersih
3. Perlengkapan lain-lain –> Lampu minyak (listrik masih padam), sandang dan obat2an
Hampir semua desa didaerah pelosok yang terkena musibah masih sangat kekurangan untuk 3 hal diatas.
Setidaknya mereka membutuhkan bantuan tersebut sampai infrastruktur sudah normal dan rumah-rumah sudah dibangun kembali.
Daerah Pleret sampai Segoroyoso belum mendapat bantuan yang layak!!
Masih banyak yang terpaksa mendirikan tenda (terpal seadanya) disamping kandang sapi dan bebek. Kondisi kesehatan sangat buruk..